Kurvanews.com, JEPARA — Pelatih Kepala Garudayaksa FC, Milos Joksic, menegaskan kesiapan timnya menghadapi tuan rumah Persijap Jepara pada pekan kesembilan BRI Super League 2026/27. Duel kedua tim dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Sabtu (7/11) malam.
Meski harus menempuh perjalanan tandang yang cukup melelahkan, Joksic memastikan kondisi ruang ganti Garudayaksa FC tetap kondusif. Pelatih asal Serbia itu optimistis anak asuhnya mampu menghadapi tantangan Laskar Kalinyamat yang dinilai menunjukkan perkembangan permainan.
Joksic tidak ingin meremehkan Persijap meski tim asuhan Juan Cortes tersebut masih berada di dasar klasemen sementara. Menurutnya, dua hasil imbang beruntun yang diraih Persijap menjadi indikasi peningkatan performa, terutama dalam membangun serangan balik.
“Ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit setelah perjalanan panjang yang kami tempuh. Kami menghadapi tim yang mulai berkembang dan bermain semakin baik, terutama skema serangan balik mereka yang sangat tinggi dan cepat,” ujar Joksic dalam konferensi pers jelang laga, Jumat (6/11).
“Namun, kami sudah siap mengantisipasi mereka. Tidak ada kendala berarti di dalam tim dan saya yakin kami bisa menampilkan permainan yang bagus besok,” lanjutnya.
Garudayaksa FC memiliki keuntungan dari sisi kebugaran karena tidak menjalani pertandingan kompetisi piala pada tengah pekan. Sementara itu, Persijap baru saja tampil di I.League Cup 2026/27 di Lamongan.
Namun, Joksic menilai kondisi tersebut tidak memberikan keuntungan signifikan bagi timnya. Ia justru melihat Persijap telah melakukan rotasi pemain di kompetisi piala untuk mempersiapkan diri menghadapi Garudayaksa FC.
“Ini hal normal di sepak bola seluruh dunia. Tidak ada pihak yang diuntungkan atau dirugikan. Saya sudah memantau pertandingan mereka sebelumnya, mereka hanya memainkan dua pemain dari starting eleven reguler,” ungkapnya.
“Artinya, Persijap memang sengaja menyimpan kekuatan dan bersiap penuh menghadapi kami. Fokus utama kami bukan pada jadwal, melainkan bagaimana kami bisa bermain lebih baik, mematikan serangan balik mereka, dan mencetak gol untuk membawa pulang poin,” tegas Joksic.
Modal Kemenangan dan Atmosfer Positif
Garudayaksa FC datang ke Jepara dengan kepercayaan diri meningkat setelah mengalahkan PSS Sleman 3-1 pada pekan sebelumnya. Hasil tersebut menjadi momentum kebangkitan setelah melewati tren negatif sekaligus memperkuat mentalitas tim untuk terus memperbaiki posisi di klasemen.
Joksic mengungkapkan, komunikasi terbuka dan kepercayaan terhadap pemain menjadi faktor penting dalam membangun performa Garudayaksa FC. Ia memberikan ruang bagi pemain untuk memahami berbagai aspek taktik sekaligus tampil berani tanpa dibayangi ketakutan melakukan kesalahan.
“Atmosfer di dalam tim saat ini sangat baik. Kami berdiskusi secara terbuka mengenai semua aspek taktik, mulai dari possession, build up, pressing, hingga transisi. Saya selalu memberikan dukungan penuh, bahkan ketika mereka membuat kesalahan di lapangan,” jelasnya.
Menurut Joksic, perkembangan Garudayaksa FC berlangsung secara bertahap sejak dirinya bergabung. Ia melihat permainan tim semakin solid dari pertandingan ke pertandingan, seiring meningkatnya kepercayaan diri para pemain.
“Sejak datang ke sini, saya membangun tim ini secara bertahap, dan dari pertandingan ke pertandingan kami bermain makin solid. Kunci utamanya adalah kepercayaan diri pemain. Atmosfer yang positif akan melahirkan hasil yang positif pula di lapangan,” pungkas Joksic.













Komentar