Tundukkan Arema FC 3-1 di Pakansari, Garudayaksa FC Raih Kemenangan Perdana di Super League

waktu baca 2 menit
Minggu, 18 Okt 2026 11:40 20 Muhammad Rizkaart

Kurvanews, BOGOR-Garudayaksa FC berhasil mengukir tinta emas dalam perjalanan mereka di Super League musim ini. Bertanding di Stadion Pakansari, Garudayaksa sukses memetik kemenangan perdana mereka sepanjang sejarah klub di kasta tertinggi usai menang comeback dramatis 3-1 atas Arema FC, Sabtu (17/10) malam WIB.

Sempat Terkejut Gol Cepat Arema FC

Pertandingan tidak dimulai dengan mudah bagi tuan rumah. Meski sukses menggelontorkan tiga gol yang dicetak Brian Rubio (34′), Jayro Jean (36′), dan Carlos Iury Bezerra da Silva (70′), Garudayaksa harus tertinggal lebih dulu di awal laga oleh gol Matheus Da Conceicao Nascimento melalui skema set-pieces, saat laga baru berumur lima menit.

Pelatih kepala Garudayaksa, Milos Joksic, mengakui bahwa timnya memulai laga dengan sangat buruk hingga sempat kehilangan konsentrasi awal.

“Untuk permainan, kami mulai sangat buruk. Kami kebobolan gol setelah set-pieces, padahal kami melatih ini dan saya sudah mempersiapkan tim untuk ini. Namun, Arema adalah salah satu tim dengan attacking set-pieces terbaik di liga ini, mereka sudah mencetak banyak gol dan mereka mencetaknya lagi hari ini,” ujar Joksic usai pertandingan.

Kondisi tersebut disepakati oleh penyerang Garudayaksa, Jayro Hestefano Jean. Ia mengungkapkan bahwa gol cepat Singo Edan sempat menggoyahkan mental bertanding timnya.

“Seperti yang pelatih katakan sebelumnya, kami memulai gim dengan buruk. Satu gol di lima menit pertama sempat membunuh konsentrasi kami,” tutur Jayro.

Bangkit Lewat Serangan Balik Kilat

Meski tertinggal di menit-menit awal, para pemain Garudayaksa menunjukkan kematangan mental. Komunikasi antarpemain di lapangan menjadi kunci utama kebangkitan mereka untuk keluar dari tekanan.

“Tetapi kami sebagai tim mulai berbicara satu sama lain, karena kami tahu gim ini sangat penting bagi kami. Hari ini objektif utamanya adalah untuk memenangkan pertandingan,” tambah Jayro.

Garudayaksa kemudian mengubah skema permainan dengan mengandalkan umpan-umpan pendek serta melancarkan serangan balik kilat. Taktik ini terbukti ampuh merobek pertahanan Arema FC. Sebelum jeda babak pertama, Garudayaksa berhasil membalikkan kedudukan menjadi 2-1 berkat dua aksi serangan balik cepat yang diselesaikan secara klinis oleh Jayro.

Di babak kedua, Milos Joksic menginstruksikan anak asuhnya untuk bermain lebih disiplin tanpa mengendurkan ancaman.

“Babak kedua kami mulai sedikit berhati-hati karena kami sangat menghormati tim Arema. Namun akhirnya, secara keseluruhan babak kedua saya bisa bilang sangat baik, dengan banyak peluang dan banyak tembakan,” kata Joksic.

Garudayaksa akhirnya menambah satu gol lagi di paruh kedua untuk mengunci kemenangan mantap 3-1 hingga peluit panjang dibunyikan. Kemenangan comeback atas Arema FC ini diharapkan dapat menjadi momentum kebangkitan Garudayaksa untuk mengarungi sisa persaingan di Super League musim ini.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA