CEO Garudayaksa FC, Reza Anugrah (kanan) dan COO sekaligus Manajer Garudayaksa FC, Derry Hidayat (kiri) saat memberikan keterangan kepada wartawan di ruangan media Stadion Pakansari/Foto: Kurvanewscom/Nandang Permana Kurvanewscom, BOGOR-Garudayaksa FC akhirnya memecah kebuntuan dengan meraup kemenangan perdana mereka di BRI Super League musim ini. Menjamu tim kuat Arema FC di Stadion Pakansari, Bogor, Garudayaksa tampil impresif dan berhasil meraih kemenangan comeback dengan skor akhir 3-1, Sabtu (17/10) sore WIB.
CEO Garudayaksa FC, Reza Anugrah, tidak mampu menyembunyikan rasa bahagianya seusai laga. Ia mengapresiasi tinggi perjuangan para pemain serta dukungan penuh masyarakat Bogor yang memenuhi tribun stadion.
“Alhamdulillah, sekali lagi kami ucapkan rasa syukur yang tidak terhingga sore hari ini. Ini momen dan rasa yang sudah kita tunggu-tunggu dari kemarin. Kita berhasil menang perdana di kandang dan membuat Pakansari kembali menjadi magical untuk Garudayaksa FC,” ujar Reza kepada awak media.
“Saya mengucapkan terima kasih banyak untuk warga Bogor yang sudah hadir menyaksikan kemenangan ini, terlebih lawan yang kita hadapi adalah tim besar seperti Arema FC,” lanjutnya.
Menurut Reza, hasil tiga poin ini merupakan bukti konkret evaluasi dan respons positif pelatih atas target yang telah dipasang oleh manajemen. “Kemarin kita sempat berkomunikasi bahwa dalam tiga laga ke depan ada target khusus. Pelatih langsung membuktikannya hari ini di kandang dengan amankan tiga poin dari Arema,” tegas Reza.
Menjaga Asa Papan Atas
Disinggung mengenai target menembus posisi 5 besar di akhir musim, Reza menegaskan bahwa manajemen tetap optimistis namun membumi. Ia menilai perjalanan kompetisi masih panjang dan tren positif ini harus terus dijaga secara konsisten.
“Kalau diukur dari hitungan poin, musim ini masih panjang. Kami melihat pertandingan hari ini dengan sangat optimistis dan realistis bahwa target besar itu masih bisa dikejar. Yang terpenting, manajemen, pemain, pelatih, hingga official bisa terus konsisten menjaga tren positif ini ke depannya,” jelas Reza.
Sementara itu, COO sekaligus Manajer Garudayaksa FC, Derry Hidayat, memberikan analisis terkait performa timnya yang baru ‘panas’ di pekan kelima. Menurutnya, Garudayaksa sempat menghadapi kendala dalam kelengkapan komposisi pemain di awal musim.
“Tim kami mungkin sedikit telat komplet, baik untuk pemain asing maupun lokal. Sebagai tim baru di Super League, kami sedikit telat panas. Namun setelah melewati empat pertandingan dan hanya dapat dua poin, di laga kelima ini para pemain akhirnya menunjukkan jati diri, semangat, dan kekompakan mereka,” ungkap Derry.
Derry menambahkan, persaingan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia saat ini sangat merata dan sulit diprediksi. Kemenangan 3-1 atas Singo Edan ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi Garudayaksa FC untuk terus merangkak naik ke papan atas klasemen BRI Super League.
“Di sepak bola Indonesia tidak ada tim yang terlalu kuat atau terlalu lemah. Siapa pun bisa memenangkan pertandingan, selagi tim tersebut betul-betul bisa tampil konsisten sepanjang 90 menit,” pungkas Derry.
Tidak ada komentar