BOGOR, Kurvanews — Menjalani musim perdana di kasta tertinggi kompetisi sepak bola nasional memberikan tantangan tersendiri bagi Garudayaksa FC. Sebagai tim promosi yang baru melangkah dari Championship, skuad asuhan Milos Joksic harus menghadapi perombakan besar-besaran untuk mengimbangi ketatnya persaingan di Superleague.
Direktur Operasional Akademi Sepak Bola Garudayaksa FC, Danang Wicaksana, mengungkapkan bahwa salah satu tantangan terbesar bagi tim promosi adalah menyesuaikan diri dengan regulasi skuad, terutama terkait lonjakan kuota pemain asing.
“Jadi memang Superleague sangat beda dengan Championship, karena dengan perubahan regulasi tiga pemain ke tujuh pemain asing yang main. Itu sangat, apa, sebagai tim promosi sangat berat,”
“Artinya kita harus merombak tim kan, beda dengan teman-teman klub yang sudah bertahan di Superleague yang memang hanya menambah sulam. Kalau kita memang benar-benar merombak. Artinya kita butuh adaptasi lebih dari teman-teman klub peserta lainnya,” jelas Danang.
Puji Kinerja Pemain Baru
Saat ini, Garudayaksa FC masih berada di peringkat ke-14 klasemen sementara. Kendati demikian, manajemen dan tim pelatih terus berfokus mengoptimalkan proses adaptasi dengan materi pemain yang hampir sepenuhnya baru guna mendongkrak performa tim di sisa musim kompetisi.
“Jadi memang posisi kita sekarang masih di urutan 14. Dan artinya kita sedang bertumbuh untuk proses adaptasi di Superleague dengan pemain yang relatif bisa dibilang baru,”
“Memang sebagai tim promosi dan mungkin tim baru dengan materi pemain yang benar-benar kebanyakan baru yang pemain asingnya juga baru kita ini, dan Alhamdulillah beberapa pemain kami sudah menunjukkan kinerja yang baik sesuai dengan posisi masing-masing,” pungkasnya.













Komentar