Lahan Eks Penas Gorontalo Disiapkan Jadi Pusat Pertanian Modern

- Pewarta

Rabu, 28 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Eks lokasi Gelar Teknologi Penas XVII 2026 disiapkan menjadi pusat pembelajaran pertanian modern, praktik budidaya, penelitian, serta kawasan agrowisata terpadu yang berkelanjutan/Foto: Media Center Gorontalo

Eks lokasi Gelar Teknologi Penas XVII 2026 disiapkan menjadi pusat pembelajaran pertanian modern, praktik budidaya, penelitian, serta kawasan agrowisata terpadu yang berkelanjutan/Foto: Media Center Gorontalo

Kurvanews, GORONTALO-Pemerintah Provinsi Gorontalo menyiapkan langkah strategis untuk memanfaatkan lahan eks lokasi Gelar Teknologi Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVII tahun 2026.

Kawasan itu akan dioptimalkan sebagai pusat pembelajaran pertanian modern. Selain itu, lahan tersebut dipersiapkan menjadi tempat praktik budidaya, penelitian, serta kawasan agrowisata terpadu yang berkelanjutan.

Langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail. Kawasan yang dimaksud berada di Kelurahan Hepuhulawa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo. Sebagai langkah awal, Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DKPTPH) Provinsi Gorontalo menggelar rapat koordinasi.

Rapat berlangsung di Ruang Gambuta, FOX Hotel Gorontalo, Kota Gorontalo. Agenda utamanya membahas rencana pengelolaan dan pemanfaatan kawasan. Tujuannya agar fasilitas yang tersedia terus memberi manfaat bagi masyarakat. Pembangunan sektor pertanian di Provinsi Gorontalo juga ikut didukung.

Potensi Besar untuk Edukasi

Kepala DKPTPH Provinsi Gorontalo, Muljady D. Mario, menegaskan lahan eks Gelar Teknologi Penas XVII punya potensi besar. Kawasan itu bisa dikembangkan menjadi lahan pertanian produktif. Sarana edukasi bagi masyarakat juga bisa dihadirkan di sana.

“Lahan eks lokasi Gelar Teknologi Penas XVII ini memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan. Kami ingin kawasan ini tidak hanya menjadi lokasi kegiatan pada saat PENAS berlangsung, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran pertanian modern, tempat praktik budidaya, pengembangan inovasi teknologi, serta edukasi bagi petani dan masyarakat,” ujar Muljady dikutip Rabu (28/10/2026).

Luas Sekitar Dua Hektare

Berdasarkan rancangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Provinsi Gorontalo dan pemilik lahan, kawasan itu seluas sekitar 2 hektare. Lokasinya di Kelurahan Hepuhulawa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo.

Lahan ini dilengkapi sejumlah sarana pendukung. Di antaranya bangunan saung, infrastruktur, jaringan irigasi, jalan kawasan, serta fasilitas demonstrasi teknologi pertanian. Rencana pengembangan kawasan mencakup pengelolaan pertanian modern dan demonstrasi teknologi budidaya tanaman pangan serta hortikultura.

Selain itu, pengembangan agrowisata terpadu dan penelitian inovasi pertanian masuk dalam rencana. Pemanfaatan serta pemeliharaan infrastruktur yang tersedia juga menjadi bagian dari rancangan.

Sarana Belajar bagi Petani dan Mahasiswa

Menurut Muljady, kawasan tersebut diharapkan menjadi sarana pembelajaran langsung. Petani, penyuluh, pelajar, mahasiswa, peneliti, dan masyarakat umum bisa memanfaatkannya. Mereka dapat mengenal serta menerapkan teknologi pertanian yang lebih modern.

“Melalui kerja sama yang terarah, kita berharap kawasan ini dapat menjadi sarana bagi petani untuk belajar, mengenal teknologi pertanian, dan meningkatkan kapasitas dalam mengembangkan usaha tani. Dengan demikian, keberadaan kawasan ini dapat memberikan nilai tambah bagi pembangunan pertanian di Provinsi Gorontalo,” tambahnya.

Dalam rancangan kerja sama itu, DKPTPH Provinsi Gorontalo direncanakan memfasilitasi penerapan inovasi dan teknologi pertanian. Pendampingan teknis, pelaksanaan sekolah lapang, pelatihan, dan bimbingan teknis juga masuk dalam rencana.

Promosi kawasan sebagai pusat pembelajaran dan pengembangan agribisnis turut disiapkan. Pelaksanaannya disesuaikan dengan kewenangan, prioritas program, ketersediaan sumber daya, dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pemeliharaan Fasilitas Jadi Perhatian
Pengelolaan kawasan juga diarahkan untuk memastikan pemeliharaan lahan dan bangunan. Jaringan irigasi serta sarana pendukung lain harus tetap berfungsi dengan baik. Pemanfaatan fasilitas itu diharapkan mendukung kegiatan budidaya, edukasi, pelatihan, penelitian, dan pengembangan usaha pertanian secara berkelanjutan.

Melalui koordinasi lintas perangkat daerah dan pihak terkait, Pemerintah Provinsi Gorontalo berupaya agar kawasan ini tidak berhenti memberi manfaat. Setelah kegiatan nasional selesai, kawasan diharapkan berkembang menjadi pusat inovasi, edukasi, dan pengembangan pertanian yang produktif.

Pengembangan kawasan ini diharapkan memperkuat penerapan teknologi pertanian. Kapasitas sumber daya manusia juga ikut meningkat. Pada akhirnya, sektor pertanian di Provinsi Gorontalo diharapkan tumbuh berdaya saing dan berkelanjutan.

Follow WhatsApp Channel kurvanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sinergi Lintas Sektor Tangani Karhutla di Palangkaraya
Kejari Banggai Musnahkan 405 Gram Sabu dari 16 Perkara
Satgas Pangan Pontianak Catat Harga Cabai Turun
15 Ton Sampah Diangkut dari Sungai Kalimati Banyuwangi
Parigi Moutong Akselerasi Ekonomi Desa Lewat Hilirisasi
Pulang Pisau Perkuat Armada Karhutla Lewat Dana Banpres
Aceh Siagakan Personel dan Logistik Jelang Puncak Musim Hujan
Pemkot Tual Dorong Tradisi Buka Sasi Jadi Festival Wisata 2028
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Sinergi Lintas Sektor Tangani Karhutla di Palangkaraya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Kejari Banggai Musnahkan 405 Gram Sabu dari 16 Perkara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Satgas Pangan Pontianak Catat Harga Cabai Turun

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:15 WIB

15 Ton Sampah Diangkut dari Sungai Kalimati Banyuwangi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Parigi Moutong Akselerasi Ekonomi Desa Lewat Hilirisasi

Berita Terbaru

Bek Persib Bandung Kakang Rudianto bersyukur atas kemenangan 4-0/Foto: Kurvanewscom/Arif Rahman

Olahraga

Kakang Rudianto Bersyukur Persib Pesta Empat Gol

Senin, 2 Nov 2026 - 23:02 WIB

Dua lelaki saling meaafkan meneladan Nabi Yusuf yang memaafkan tanpa dendam/Ilustrasi: Kurvanewscom

Khazanah

Teladan Nabi Yusuf Memilih Memaafkan dan Berbuat Baik

Senin, 2 Nov 2026 - 18:00 WIB

Pantai Madasari di Pangandaran tawarkan pasir hitam dan gugusan karang alami/Foto: Indonesia Kaya

Wisata

Pantai Madasari, Keindahan Alami yang Masih Sunyi

Senin, 2 Nov 2026 - 15:45 WIB