Sinergi Lintas Sektor Tangani Karhutla di Palangkaraya

- Pewarta

Jumat, 30 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penanganan karhutla Palangkaraya melibatkan BPBD, TNI, dan mahasiswa/Foto: Media Center Palangka Raya

Penanganan karhutla Palangkaraya melibatkan BPBD, TNI, dan mahasiswa/Foto: Media Center Palangka Raya

Kurvanews, PALANGKA RAYA-Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kota Palangkaraya terus digencarkan melalui sinergi lintas sektor. Cuaca mulai membaik berkat turunnya hujan dalam beberapa hari terakhir.
Meski begitu, tim gabungan di lapangan tetap bersiaga melakukan patroli, penyisiran, serta pendinginan. Langkah ini untuk memastikan tidak ada lagi sisa bara atau titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Pernyataan itu diungkapkan Koordinator Lapangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Aries. Ia menyampaikannya saat ditemui di sela-sela kegiatan penanganan karhutla di Jalan Kemalau Misik, Kamis (29/10/2026).

Berdasarkan hasil pantauan dan penugasan dari posko perlop, tim di lapangan mendapati masih adanya sisa titik asap aktif. Titik itu memerlukan penanganan intensif agar tidak kembali membesar.

“Tadi, kita dari posko perlop memang sudah ditugaskan untuk melakukan patroli di Jalan Kemalau Misik. Hasilnya, kami menemukan masih ada titik-titik asap yang masih aktif dan berpotensi terbakar kembali, sehingga langsung kami lakukan pembasahan dan pendinginan di lokasi ini,” ujar Aries.

Hujan Tiga Hari Ringankan Petugas

Ia juga menanggapi positif kondisi cuaca dalam beberapa hari terakhir. Cuaca itu turut membantu meringankan beban kerja para petugas di lapangan. Menurutnya, turunnya hujan selama tiga hari belakangan memberikan dampak sangat signifikan bagi efektivitas penanganan Karhutla.

“Tanggapan kami, adanya turunnya hujan selama beberapa hari ini sangat meringankan pekerjaan kawan-kawan di lapangan. Semoga ke depannya hujan bisa turun lagi agar semakin meringankan tugas teman-teman. Meski demikian, kami tetap berupaya maksimal melakukan pemadaman dan pendinginan agar asap benar-benar hilang dan langit Palangkaraya semakin biru,” tambahnya.

Kolaborasi BPBD, TNI, dan Mahasiswa

Dalam menjalankan tugasnya hari ini, tim BPBD tidak bekerja sendirian. Mereka turun bersama unsur kolaborasi lintas sektor yang melibatkan jajaran TNI dari Kodam serta mahasiswa gabungan.

Semangat gotong royong dan kolaborasi antarelemen masyarakat juga terlihat dari keterlibatan para relawan muda. Salah satunya Jupri Mirip, seorang mahasiswa Universitas Palangka Raya (UPR) asal Papua Pegunungan yang turut ambil bagian dalam aksi kemanusiaan ini.

Jupri bersama rekan-rekan mahasiswa lainnya turut terjun langsung ke lokasi di Jalan Kemalau Misik. Mereka membantu proses pemadaman dan pendinginan.

“Hari ini kami melakukan pemadaman api di Jalan Kemalau Misik. Tadi masih ada ditemukan sedikit-sedikit titik api,” ungkap Jupri saat dibincangi di lokasi kegiatan.

Dampak Asap dan Harapan Warga

Selama terlibat langsung dalam aksi penanganan karhutla di Kota Palangkaraya, Jupri mengaku memperhatikan dampaknya. Menurutnya, dampak karhutla terhadap masyarakat luas akibat paparan kabut asap sangat masif. Ia berharap musibah karhutla ini dapat segera berlalu dan tidak terulang kembali di masa mendatang.

“Selama saya ikut pemadaman api di Kota Palangkaraya, memang banyak sekali titik api dan banyak masyarakat yang terdampak asap. Harapan saya ke depannya, semoga musibah seperti sekarang ini tidak terjadi lagi,” tuturnya.

Melalui sinergi yang kuat antara BPBD, TNI, mahasiswa gabungan, relawan, serta dukungan faktor alam, pemerintah terus berkomitmen mengoptimalkan pengawasan, pencegahan, dan penanggulangan karhutla. Langkah ini diambil demi melindungi kesehatan masyarakat, menjaga kelestarian lingkungan, serta memastikan keamanan aktivitas warga di Kota Palangkaraya.

Follow WhatsApp Channel kurvanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polresta Sumenep Awasi Penyaluran BBM Bersubsidi
Pemprov Sumbar Dukung KAI Tertibkan Jalur Kereta
Sakura Garden Lumajang Tawarkan Wisata Petik Stroberi
Kejari Banggai Musnahkan 405 Gram Sabu dari 16 Perkara
Satgas Pangan Pontianak Catat Harga Cabai Turun
15 Ton Sampah Diangkut dari Sungai Kalimati Banyuwangi
Parigi Moutong Akselerasi Ekonomi Desa Lewat Hilirisasi
Pulang Pisau Perkuat Armada Karhutla Lewat Dana Banpres
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 15:00 WIB

Polresta Sumenep Awasi Penyaluran BBM Bersubsidi

Selasa, 3 November 2026 - 11:15 WIB

Pemprov Sumbar Dukung KAI Tertibkan Jalur Kereta

Selasa, 3 November 2026 - 11:00 WIB

Sakura Garden Lumajang Tawarkan Wisata Petik Stroberi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Sinergi Lintas Sektor Tangani Karhutla di Palangkaraya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Kejari Banggai Musnahkan 405 Gram Sabu dari 16 Perkara

Berita Terbaru

Galeri Foto

Liga 1: Potret Pertandingan Persib Bandung VS Isengmulang FC

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:21 WIB

The Remarried Empress tayang perdana 4 November, dibintangi Shin Min Ah dan Lee Jong Suk, total 10 episode setiap Rabu/Foto: Soompi

Hiburan

The Remarried Empress Tayang Perdana 4 November

Selasa, 3 Nov 2026 - 15:15 WIB

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Sumenep melakukan pengecekan dan pengawasan distribusi BBM bersubsidi di dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Sumenep/Foto: Humas Polres Sumenep

Daerah

Polresta Sumenep Awasi Penyaluran BBM Bersubsidi

Selasa, 3 Nov 2026 - 15:00 WIB

PSIM Yogyakarta catat kemenangan perdana usai menaklukan Borneo FC dengan skor 2-1/Foto: Media PSIM

Olahraga

PSIM Catat Kemenangan Perdana, Savio Sheva Ungkap Syukur

Selasa, 3 Nov 2026 - 14:45 WIB