Kurvanews MADURA-Madura United memiliki catatan menarik hingga pekan kedelapan Super League 2026/27. Klub berjuluk Laskar Sapeh Kerrab ini ini menjadi tim yang sulit untuk dijebak offside.
Hingga delapan pertandingan yang sudah dilakoni oleh Madura United, mereha baru mencatatkan empat kali masuk perangkap offside.
Jumlah tersebut menjadi yang terendah dibandingkan tim-tim lain di Super League. Java United menjadi tim yang terjebak offside yakni total 18 kali.
Pelatih Madura United Jose Gomes mengatakan, pencapaian tersebut merupakan bagian dari pemain yang dapat menjalankan game plan sesuai rencana. Selain itu juga hasil kerja keras dalam latihan.
“Kami juga latihan terkait itu. Tapi juga ada kecerdasan pemain dan timing tentunya antara pemain melepaskan umpan dengan pergerakan pemain lain untuk eksploitasi pertahanan kosong,” kata Jose Gomes.
Madura United Berada di Tiga Besar
Selain catatan soal offside tersebut, Madura United berada di posisi cukup bagus di klasemen. Mereka menempati peringkat ketiga dengan 16 poin.
Dari delapan pertandingan, Madura United meraih lima kali menang, sekali seri dan dua kali kalah.
Madura United telah mencetak 13 gol dan kebobolan 10 gol. Madura United unggul selisih gol dari Persib Bandung yang sama-sama mengoleksi 16 poin.
Bahkan Persib merupakan salah satu tim yang dikalahkan oleh Madura United. Sapeh Kerrab menang 1-0 atas Maung Bandung, Kamis (22/10).
Di sisi lain, penyerang Madura United Dimitar Georgiev Mitkov telah membuat 5 gol dari tujuh penampilan di Super League.
Pemain asal Bulgaria ini juga membuat 13 tembakan dengan delapan tembakan yang mengarah ke gawang.
Sementara itu, Persija Jakarta berada di puncak klasemen Super League dengan 18 poin. Sedangkan Dewa United di peringkat kedua mengumpulkan 17 poin.
Peluang Madura United untuk berada di puncak klasemen masih terbuka. Apalagi kompetisi masih akan berjalan panjang. Terdekat, Madura United akan berhadapan dengan Arema FC, Jumat (6/11).













Komentar