15 Ton Sampah Diangkut dari Sungai Kalimati Banyuwangi

- Pewarta

Kamis, 29 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Banyuwangi bersama warga dan Sungai Watch mengangkut lebih dari 15 ton sampah dari Sungai Kalimati, Muncar/Foto: Istimewa

Pemkab Banyuwangi bersama warga dan Sungai Watch mengangkut lebih dari 15 ton sampah dari Sungai Kalimati, Muncar/Foto: Istimewa

Kurvanews, BANYUWANGI-Lebih dari 15 ton sampah telah diangkut dari Sungai Kalimati di Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, hingga Rabu (28/10/2026). Pembersihan menyisakan sekitar 100 meter di kawasan muara.

Sekitar 700 meter dari target pembersihan sepanjang 800 meter telah tertangani. Sisa pekerjaan difokuskan pada bagian muara.

Bupati Minta Penanganan Lanjut ke Muara

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, meninjau perkembangan pembersihan tersebut. Ia meminta penanganan dilanjutkan hingga ke muara. Pemkab bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menyiapkan ekskavator untuk membantu pengangkatan sampah.

“Alhamdulillah, sungai sudah mulai terlihat bersih. Teman-teman telah bergerak mengambil sampah sejak hari Senin. Sekarang kita lanjutkan penanganannya, terutama di kawasan muara,” kata Ipuk.

Gotong Royong Sejak Senin

Aksi gotong royong dimulai Senin (26/10/2026). Kegiatan itu melibatkan warga, pemerintah desa, kecamatan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas PU Pengairan, Dinas PU Cipta Karya Perumahan dan Permukiman (CKPP), serta organisasi nonpemerintah Sungai Watch.

Menurut Ipuk, penanganan muara perlu diperkuat. Tujuannya agar sampah tidak kembali terbawa arus pasang ke aliran sungai.

“Harus kita lakukan sampai ke muara. Kita siapkan alat berat agar pengangkatan sampah bisa dilakukan lebih optimal,” ujarnya.

CCTV dan Edukasi untuk Cegah Penumpukan

Untuk mencegah penumpukan kembali, pemerintah daerah merencanakan pemasangan kamera pengawas atau CCTV. Alat itu akan dipasang di sepanjang aliran sungai. Edukasi pengelolaan sampah juga didorong dengan melibatkan kelompok peduli lingkungan.

Ipuk turut mengapresiasi inisiatif warga membentuk satuan tugas. Satgas itu untuk mendukung penanganan sampah laut. Ia juga meminta DLH memperbaiki manajemen pengelolaan sampah di kawasan tersebut.

“Saya juga meminta warga dengan kesadaran bersama agar bersedia mengikuti pengelolaan sampah yang baik, sehingga tidak lagi membuang sampah di sungai,” kata Ipuk.

Mayoritas Sampah Rumah Tangga Non-organik

Community Coordinator Sungai Watch, Dewi Fatmawati, mengatakan pembersihan telah menjangkau sekitar 700 meter aliran sungai. Pekerjaan berikutnya difokuskan pada bagian yang tersisa di muara.

“Selama dua hari, sampah yang berhasil kami kumpulkan mencapai lebih dari 15 ton. Mayoritas didominasi sampah rumah tangga non-organik,” ujar Dewi.

Sampah diangkut ke TPS3R Karetan untuk penanganan lebih lanjut. Sampah yang terkumpul disebut telah terkontaminasi. Karena itu, sampah tidak memungkinkan untuk didaur ulang.

Nelayan Dukung Pembersihan

Nelayan setempat, Mohammad Razak Cahyono, mendukung pembersihan tersebut. Menurutnya, penumpukan sampah di perairan mengganggu aktivitas mencari ikan.

“Meskipun sedang musim ikan, hasil tangkapan menjadi susah didapat karena ikan enggan mendekat ke perairan yang penuh sampah. Kami sangat mendukung langkah-langkah yang dilakukan saat ini,” kata Razak.

 

Follow WhatsApp Channel kurvanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polresta Sumenep Awasi Penyaluran BBM Bersubsidi
Pemprov Sumbar Dukung KAI Tertibkan Jalur Kereta
Sakura Garden Lumajang Tawarkan Wisata Petik Stroberi
Sinergi Lintas Sektor Tangani Karhutla di Palangkaraya
Kejari Banggai Musnahkan 405 Gram Sabu dari 16 Perkara
Satgas Pangan Pontianak Catat Harga Cabai Turun
Parigi Moutong Akselerasi Ekonomi Desa Lewat Hilirisasi
Pulang Pisau Perkuat Armada Karhutla Lewat Dana Banpres
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 15:00 WIB

Polresta Sumenep Awasi Penyaluran BBM Bersubsidi

Selasa, 3 November 2026 - 11:15 WIB

Pemprov Sumbar Dukung KAI Tertibkan Jalur Kereta

Selasa, 3 November 2026 - 11:00 WIB

Sakura Garden Lumajang Tawarkan Wisata Petik Stroberi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Sinergi Lintas Sektor Tangani Karhutla di Palangkaraya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Kejari Banggai Musnahkan 405 Gram Sabu dari 16 Perkara

Berita Terbaru

Galeri Foto

Liga 1: Potret Pertandingan Persib Bandung VS Isengmulang FC

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:21 WIB

The Remarried Empress tayang perdana 4 November, dibintangi Shin Min Ah dan Lee Jong Suk, total 10 episode setiap Rabu/Foto: Soompi

Hiburan

The Remarried Empress Tayang Perdana 4 November

Selasa, 3 Nov 2026 - 15:15 WIB

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Sumenep melakukan pengecekan dan pengawasan distribusi BBM bersubsidi di dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Sumenep/Foto: Humas Polres Sumenep

Daerah

Polresta Sumenep Awasi Penyaluran BBM Bersubsidi

Selasa, 3 Nov 2026 - 15:00 WIB

PSIM Yogyakarta catat kemenangan perdana usai menaklukan Borneo FC dengan skor 2-1/Foto: Media PSIM

Olahraga

PSIM Catat Kemenangan Perdana, Savio Sheva Ungkap Syukur

Selasa, 3 Nov 2026 - 14:45 WIB