Netty Aher Desak Pengawasan Mainan Squishy Berjarum Suntik

- Pewarta

Rabu, 28 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher/Foto: Humas DPR RI

Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher/Foto: Humas DPR RI

Kurvanews, JAKARTA-Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher mendesak pemerintah memperketat pengawasan peredaran mainan squishy. Mainan itu dilengkapi komponen menyerupai jarum suntik medis dan dijual bebas kepada anak-anak.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi potensi risiko keselamatan dan kesehatan anak.

“Mainan seharusnya menjadi sarana bermain yang aman bagi anak, bukan justru menghadirkan risiko luka atau membahayakan kesehatannya. Karena itu, produk dengan komponen tajam perlu diperiksa secara serius sebelum dinyatakan aman untuk digunakan,” ujar Netty dalam keterangan tertulis, Selasa (27/10/2026).

Minta Produk Ditelusuri

Politisi Fraksi PKS itu mendorong Kementerian Perdagangan bersama instansi terkait menelusuri asal-usul produk. Jalur distribusi serta pemenuhan standar keselamatannya juga perlu diperiksa.

Menurutnya, pemeriksaan harus dilakukan secara objektif. Tujuannya memastikan karakteristik dan tingkat keamanan komponen yang digunakan dalam mainan tersebut.

Jangan Buru-buru Simpulkan

Netty juga mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru menyimpulkan asal-usul komponen yang menyerupai jarum. Termasuk dugaan keterkaitannya dengan limbah medis. Semua itu perlu menunggu hasil pemeriksaan resmi.

“Kita perlu memastikan persoalan ini berdasarkan hasil pemeriksaan, bukan hanya dugaan yang beredar di media sosial. Namun, sembari menunggu hasilnya, langkah pencegahan tetap penting agar anak-anak tidak terpapar risiko yang sebenarnya bisa dihindari,” tegasnya.

Kolaborasi Semua Pihak

Selain memperkuat pengawasan produk di tingkat pemerintah, Netty menekankan pentingnya kolaborasi. Pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan orang tua perlu terlibat melindungi anak-anak dari potensi bahaya.

Pengawasan di lingkungan sekolah dan kewaspadaan keluarga diperlukan. Tujuannya memastikan mainan yang digunakan anak tidak menimbulkan risiko keselamatan.

“Perlindungan anak membutuhkan keterlibatan semua pihak. Pemerintah perlu memastikan produk yang beredar memenuhi ketentuan keselamatan, sedangkan orang tua dan sekolah berperan mengawasi penggunaannya. Jangan sampai sesuatu yang dianggap sekadar mainan justru mengancam kesehatan anak,” pungkas Netty.

 

Follow WhatsApp Channel kurvanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puan Minta Penegakan Hukum Karhutla Transparan dan Berkeadilan
DPR Dorong Investasi Bodong Diatur di RUU Perampasan Aset
Saan Mustopa Tekankan Pendidikan Jalan Putus Rantai Kemiskinan
DPR Apresiasi DJBC Gagalkan Ekspor Ilegal 25,88 Kg Emas
Insentif Fiskal Kepala Daerah Pendukung MBG Dipertanyakan
DPR Dorong Pasal Pembunuhan Berencana di Kasus Madiun
Novita Hardini Gagas Green Community Championship
BAPEKSI Minta Pengurus Sosialisasikan Anti Perundungan
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 10:00 WIB

Puan Minta Penegakan Hukum Karhutla Transparan dan Berkeadilan

Senin, 2 November 2026 - 09:30 WIB

DPR Dorong Investasi Bodong Diatur di RUU Perampasan Aset

Senin, 2 November 2026 - 09:00 WIB

Saan Mustopa Tekankan Pendidikan Jalan Putus Rantai Kemiskinan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:00 WIB

DPR Apresiasi DJBC Gagalkan Ekspor Ilegal 25,88 Kg Emas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Insentif Fiskal Kepala Daerah Pendukung MBG Dipertanyakan

Berita Terbaru

Bek Persib Bandung Kakang Rudianto bersyukur atas kemenangan 4-0/Foto: Kurvanewscom/Arif Rahman

Olahraga

Kakang Rudianto Bersyukur Persib Pesta Empat Gol

Senin, 2 Nov 2026 - 23:02 WIB

Dua lelaki saling meaafkan meneladan Nabi Yusuf yang memaafkan tanpa dendam/Ilustrasi: Kurvanewscom

Khazanah

Teladan Nabi Yusuf Memilih Memaafkan dan Berbuat Baik

Senin, 2 Nov 2026 - 18:00 WIB

Pantai Madasari di Pangandaran tawarkan pasir hitam dan gugusan karang alami/Foto: Indonesia Kaya

Wisata

Pantai Madasari, Keindahan Alami yang Masih Sunyi

Senin, 2 Nov 2026 - 15:45 WIB