Kurvanews, JAKARTA-Pendidikan menjadi salah satu jalan utama untuk memutus rantai kemiskinan sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat. Karena itu, setiap anak harus mendapatkan kesempatan mengenyam pendidikan setinggi mungkin. Hal ini berlaku terlepas dari kondisi ekonomi keluarga.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang) Saan Mustopa. Ia menyampaikannya saat memberikan sambutan di SDN Santaka, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (31/10/2026).
Ia menekankan pentingnya pendidikan sebagai investasi jangka panjang. Investasi itu bagi masa depan individu, keluarga, hingga generasi mendatang.
“Sekolah itu adalah sarana yang bisa memutus rantai kemiskinan. Saya masih meyakini dan percaya sampai hari ini, yang bisa mengubah masa depan seseorang, keluarga seseorang, dan lingkungan itu adalah pendidikan,” ujarnya.
Jangan Jadikan Keterbatasan Alasan
Menurut politisi Fraksi Partai NasDem ini, pendidikan tidak hanya memberikan kesempatan memperbaiki kehidupan sendiri. Pendidikan juga berpotensi mengangkat status sosial dan ekonomi keluarga.
Ia menegaskan, jangan sampai keterbatasan ekonomi menjadi alasan bagi orang tua menghentikan pendidikan anak. Sebab, kesempatan memperoleh pendidikan merupakan modal penting untuk membangun masa depan yang lebih baik.
“Saya juga dulu pernah menghadapi keterbatasan ekonomi, bahkan harus tidur di lingkungan kampus dan masjid ketika menjalani masa perkuliahan. Bahkan pernah sewaktu pendidikan dasar tidak punya sepatu, tapi hal itu justru menjadi alasan kuat untuk merubah hidup saya,” ungkap Saan.
Kenangan Bersama Sang Nenek
Legislator Dapil Jabar VII ini juga menyampaikan kenangannya bersama sang nenek. Beliaulah yang selalu memberikan dorongan agar dirinya tetap bersekolah.
Meski sang nenek tidak sempat menyaksikan keberhasilannya menyelesaikan pendidikan tinggi, nilai dan perjuangan yang ditanamkan tetap memberikan dampak besar. Dampak itu terasa dalam kehidupannya hingga kini.
Menurutnya, pendidikan dapat diibaratkan seperti menanam pohon mangga dari biji. Orang yang menanam belum tentu dapat menikmati hasilnya. Namun, generasi berikutnya akan merasakan manfaat dari apa yang telah diperjuangkan.
“Jangan pernah menghentikan anak kita untuk sekolah, karena sekolah itu seperti investasi untuk masa depan. Mungkin kita yang menanam tidak menikmati hasilnya, tetapi generasi yang akan datang bisa merasakannya,” tuturnya.
Komitmen Perhatikan Pendidikan
Lebih lanjut, Saan menegaskan komitmennya untuk terus memberikan perhatian terhadap persoalan pendidikan. Baginya, tidak boleh ada anak yang kehilangan kesempatan bersekolah hanya karena keterbatasan biaya.
“Saya tidak tega kalau ada orang datang dan tidak bisa sekolah. Karena itu, saya ingin terus mendorong agar anak-anak bisa mendapatkan pendidikan,” pungkasnya.
Terakhir, Saan berpesan agar seluruh orang tua menjadikan pendidikan sebagai prioritas keluarga. Sebab, pendidikan bukan sekadar kebutuhan hari ini. Pendidikan adalah fondasi untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.













Komentar