Kurvanews-Wisata stroberi di perbukitan Ciwidey, selatan Bandung, dan Lembang, utara Bandung, menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Buah merah mungil dengan rasa manis agak asam ini sudah identik dengan kedua daerah tersebut. Mengunjungi kawasan itu terasa belum lengkap tanpa menikmati stroberi.
Meskipun aslinya berasal dari Prancis dan Cili, stroberi tumbuh subur di kedua daerah. Suhu dingin, ketinggian, dan karakteristik tanah di sana mendukung budidaya buah ini.
Perjalanan Budidaya Stroberi di Indonesia
Menurut sejarah, budidaya stroberi masuk ke Indonesia pertama kali pada pertengahan 1990-an. Lokasi awalnya di daerah Ciwidey. Namun, teknik budidaya yang tidak tepat membuat stroberi Ciwidey sempat terpuruk. Kondisi itu tidak memberikan keuntungan bagi petani lokal.
Keadaan berangsur membaik dengan munculnya gagasan mengemas budidaya stroberi menjadi wisata keluarga. Gagasan ini muncul di kalangan petani stroberi di Lembang. Konsep tersebut kemudian menyebar ke Ciwidey, Cianjur, dan beberapa daerah lainnya.
Alternatif Rekreasi Keluarga
Wisata stroberi kini berkembang menjadi alternatif rekreasi keluarga dari daerah perkotaan seperti Jakarta. Di akhir pekan, wisatawan lokal memadati daerah seperti Lembang dan Ciwidey. Mereka ingin merasakan sensasi memetik sendiri buah stroberi langsung di kebunnya.
Dengan kesegaran yang terjamin, para pengunjung seakan memiliki kebun stroberi sendiri. Aktivitas ini pun menjadi pengalaman yang berbeda dari rekreasi biasa.
Harga Tiket dan Buah Petikan
Di salah satu lokasi wisata stroberi di Lembang, tiket masuk ke kebun seharga Rp7.000. Dengan tiket tersebut, pengunjung dapat memetik stroberi sepuasnya sesuai keinginan.
Stroberi yang telah dipetik dihargai per kilo dengan kisaran harga antara Rp35.000 hingga Rp70.000. Selain itu, pengunjung bisa menikmati suasana kebun yang sejuk dan asri.
Oleh-oleh dan Kuliner Unik Stroberi
Sebagai sebuah wisata, aktivitas memetik buah bukan satu-satunya daya tarik. Berkembang pula berbagai produk olahan stroberi yang menjadi oleh-oleh khas daerah tersebut. Produk olahan itu antara lain selai stroberi, manisan stroberi, dodol stroberi, bahkan kerupuk stroberi.
Di samping itu, tersedia aneka sensasi kuliner unik hasil olahan stroberi. Anda mungkin tidak akan percaya jika tidak merasakan sendiri uniknya sambal stroberi atau stroberi goreng dari Ciwidey.
Wisata stroberi di Ciwidey dan Lembang menawarkan pengalaman rekreasi yang lengkap. Mulai dari memetik buah langsung, menikmati suasana kebun, hingga mencicipi olahan khasnya.













Komentar