Kurvanews, BOGOR – PSS Sleman harus pulang dengan kepala tertunduk setelah takluk 1-3 dari Garudayaksa FC dalam lanjutan BRI Super League yang dihelat di Stadion Pakansari, Minggu (1/4) malam WIB.
Hasil minor ini memicu kekecewaan mendalam dari sang juru taktik, Pieter Huistra, yang menyoroti rapuhnya lini pertahanan tim asuhannya.
Pelatih asal Belanda tersebut tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya seusai laga. Kesalahan sendiri dan kartu merah yang diperoleh Mario Gomez (38′), dinilai menjadi faktor utama kegagalan mereka mengamankan poin.
“Saya tidak punya apa-apa yang ingin saya katakan pada waktu malam ini. Dua gol yang terlalu mudah,”
“Cara kita menyerahkan tujuan terlalu lambat, membuat kesulitan bagi diri kita sendiri. Kemudian red card mengubah permainan. Namun, kita tidak bisa menggunakannya sebagai alasan,” ujar Pieter Huistra.
Ada Evaluasi
Ia menegaskan bahwa evaluasi besar-besaran harus segera dilakukan, khususnya di sektor pertahanan. Menurutnya, standar performa PSS Sleman wajib segera berbenah agar tidak terus-menerus mengulang kesalahan yang sama.
“Ada banyak kerja yang perlu dilakukan, terutama di pertahanan. Situasi ini semakin penting. Jadi, secara keseluruhan malam ini sangat mengecewakan,”
“Satu-satunya hal yang baik adalah untuk menang, satu-satunya hal yang baik adalah saya sangat menikmati permainan ini. Namun, standar untuk PSS kita harus berubah dan berubah dengan cepat,” tegasnya.
Riko Minta Maaf
Sementara itu, perwakilan pemain PSS Sleman, Riko Simanjuntak, menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter atas hasil negatif ini dan mengajak rekan-rekan setimnya untuk segera bangkit menatap jadwal pertandingan yang padat.
“Tentu dari saya mewakili pemain, minta maaf pada seluruh pendukung kami atas hasil ini tentunya. Dan, saya mewakili pemain juga, melihat tadi bagaimana di locker room semua kecewa, bagaimana kami mestinya ingin mengamankan tiga poin di sini,”
“Tetapi, inilah sepak bola. Masalah pertandingan tadi Coach sudah menjelaskan. Tapi, yang penting kita ke depan, sangat ketat ya jadwal kita. Kita harus pikir ke sana jangan terus berlarut. Karena kita harus pikirkan ke depan,”
“Karena masih banyak pertandingan, dan saya juga yakin teman-teman semua pasti bisa menangani bagaimana situasi yang dialami PSS. Saat ini kita harus tetap kompak, kita harus tetap bersama,” ungkap Riko.













Komentar