Kurvanews.com, BOGOR – Persiku Kudus harus menelan pil pahit pada laga perdana I.League Cup 2026/27. Macan Muria dihajar Persikad Depok dengan skor telak 2-6 di Stadion Pakansari, Bogor, Rabu (4/11/2026).
Padahal, Persiku sempat memberikan perlawanan sengit pada babak pertama. Kedua tim bermain imbang 2-2 setelah saling berbalas gol dalam pertandingan yang berlangsung terbuka.
Gol Satria Putra Utomo membawa Persikad unggul pada menit ke-25. Namun, Ivan Veras berhasil menyamakan kedudukan lima menit kemudian.
Persiku bahkan berbalik unggul melalui gol Safna Maula Delpi pada menit ke-41. Sayangnya, keunggulan tersebut tidak bertahan lama setelah Jhon Edy Mena mencetak gol penyeimbang Persikad dua menit berselang.
Memasuki babak kedua, situasi berubah drastis. Pergantian pemain yang dilakukan Persiku membuat permainan tim mengalami perubahan, sementara Persikad mampu memanfaatkan momentum untuk menguasai pertandingan.
Persikad kemudian mencetak empat gol tambahan. Nico Fernando Sitepu mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-64, sebelum Gustavo De Franca mencetak hat-trick melalui gol menit ke-74, 76, dan penalti menit ke-84.
Agus Yuwono Dilema Rotasi Pemain
Pelatih Persiku Kudus, Agus Yuwono, mengaku menyesalkan kekalahan telak tersebut. Namun, dirinya juga menghadapi dilema dalam menentukan komposisi pemain di tengah padatnya jadwal Pegadaian Championship 2026/27.
Persiku dijadwalkan kembali menghadapi Persikad di Stadion Pakansari pada Minggu (8/11/2026). Kondisi tersebut membuat rotasi pemain menjadi langkah penting demi menjaga kebugaran dan menghindari risiko cedera.
Agus mengungkapkan, Persiku sebenarnya ingin mempertahankan kedudukan 2-2. Namun, pertandingan I.League Cup juga menjadi kesempatan bagi pemain yang minim menit bermain untuk mendapatkan pengalaman.
“Sebenarnya kita ingin mempertahankan kedudukan (2-2) itu. Tapi kita di even ini minimal ingin beri kesempatan kepada pemain yang kurang jam terbang,” beber Agus Yuwono.
Ia mengakui, Persiku kemudian kecolongan dan mengalami penurunan kondisi psikologis setelah kembali kebobolan.
“Tapi kita kecolongan, membuat drop secara psikis. Mau mengejar tidak ada pilihan, karena pertandingan tanggal 8 (lawan Persikad) sangat penting. Jadi kalau kita paksakan sekarang bisa cedera,” imbuhnya.
Yulius Aldi Minta Maaf kepada Masyarakat Kudus
Penyesalan juga disampaikan penyerang Persiku Kudus, Yulius Aldi Pamungkas. Ia menilai timnya sebenarnya mampu mengimbangi permainan Persikad, tetapi gagal mempertahankan hasil yang sempat menjanjikan.
Yulius pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kudus atas hasil yang diraih timnya.
“Mewakili seluruh pemain, saya minta maaf untuk masyarakat Kudus karena untuk sampai laga ini belum bisa memberi kemenangan dan hasil terbaik untuk Persiku,” kata Yulius.
Ia menegaskan, seluruh pemain telah berjuang maksimal meski hasil akhir belum sesuai harapan. Persiku bertekad memperbaiki penampilan pada pertandingan berikutnya.
“Saya yakin semua pemain sudah bekerja sangat keras tapi hasilnya kurang memuaskan. Untuk ke depannya, kami siap memperbaiki beri kemenangan,” pungkas penyerang Persiku Kudus tersebut.
Kekalahan telak ini membuat Persiku Kudus berada di dasar klasemen Grup E I.League Cup 2026/27. Macan Muria selanjutnya dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta pada Rabu (25/11/2026).













Komentar