Jelang Nataru, Kemenhub Kerahkan 1.132 Marine Inspector Periksa 2.140 Kapal

Pemeriksaan kelaiklautan berlangsung 1–30 November 2026 jelang Angkutan Nataru.

- Pewarta

Kamis, 5 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemeriksaan kelaiklautan kapal Angkutan Nataru melibatkan 1.132 Marine Inspector untuk memeriksa 2.140 kapal sepanjang November 2026/Ilustrasi: Kurvanews.com

Pemeriksaan kelaiklautan kapal Angkutan Nataru melibatkan 1.132 Marine Inspector untuk memeriksa 2.140 kapal sepanjang November 2026/Ilustrasi: Kurvanews.com

Kurvanews.com, JAKARTA-Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan 1.132 personel Marine Inspector untuk melakukan pemeriksaan kelaiklautan terhadap 2.140 kapal pada 1–30 November 2026.

Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari persiapan keselamatan armada. Langkah itu dilakukan dalam menghadapi Angkutan Laut Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru).

Pemeriksaan Dilakukan Marine Inspector Berkualifikasi

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub Samsuddin menjelaskan, pemeriksaan dilakukan oleh Pejabat Pemeriksa Keselamatan Kapal atau Marine Inspector. Petugas itu memiliki kualifikasi dan keahlian di bidang keselamatan kapal.

Ia menegaskan, pemantauan kesiapan kapal yang melibatkan berbagai instansi tidak menggantikan kewenangan pemeriksaan dan pengujian kelaiklautan kapal oleh Marine Inspector. Pemeriksaan itu tetap sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kami menyambut baik perhatian dan keterlibatan berbagai instansi dalam memantau kesiapan keselamatan kapal menjelang Angkutan Nataru 2026/2027. Adapun pemeriksaan uji petik kelaiklautan kapal dilaksanakan oleh Marine Inspector sesuai dengan ketentuan dan jadwal yang sudah kami tentukan,” ujar Samsuddin dalam keterangan resmi di Merak, Banten, Selasa (3/11/2026).

Pemantauan Lintas Instansi di Pelabuhan Merak

Penegasan tersebut disampaikan menyusul kegiatan pemantauan sarana dan perlengkapan keselamatan terhadap dua kapal penyeberangan. Dua kapal itu adalah KMP Eirene dan KMP Portlink III yang bersandar di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Jumat (30/10/2026).

Pemantauan itu melibatkan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten, TNI Angkatan Laut Banten, Ditpolairud Polda Banten, PT ASDP Indonesia Ferry, dan Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Gapasdap) Merak.

Kegiatan lintas instansi tersebut merupakan bentuk koordinasi. Koordinasi itu untuk mendukung kesiapan pelayanan penyeberangan menjelang meningkatnya aktivitas perjalanan masyarakat pada masa libur akhir tahun.

Rincian 2.140 Kapal yang Diperiksa

Samsuddin menjelaskan, dari total 2.140 kapal yang direncanakan menjalani pemeriksaan, sebanyak 511 merupakan kapal penumpang. Selain itu, ada 63 kapal Ro-Ro jarak jauh dan 460 kapal Ro-Ro penyeberangan.

Selanjutnya, pemeriksaan juga mencakup 162 kapal tradisional, 821 kapal wisata, serta 123 kapal cepat atau High Speed Craft (HSC).

Untuk mendukung pelaksanaan pemeriksaan, Ditjen Perhubungan Laut menyiapkan 1.132 personel Marine Inspector. Jumlah tersebut terdiri atas 568 personel Tipe A dan 564 personel Tipe B.

Ketersediaan personel tersebut diharapkan mendukung pelaksanaan pemeriksaan sesuai kebutuhan dan jadwal yang telah ditetapkan. Dengan begitu, kondisi kapal dapat dipastikan memenuhi persyaratan keselamatan sebelum melayani penumpang.

Mengacu PM 110 Tahun 2016

Pelaksanaan pemeriksaan kelaiklautan kapal mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 110 Tahun 2016 tentang Pejabat Pemeriksa Keselamatan Kapal. Regulasi tersebut menjadi dasar pengaturan pejabat yang memiliki kewenangan dan kualifikasi dalam pemeriksaan keselamatan kapal.

Melalui pemeriksaan tersebut, Kemenhub mendorong seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan angkutan laut untuk memastikan kesiapan armada. Langkah itu sekaligus mendukung kepatuhan terhadap ketentuan keselamatan pelayaran.

Upaya ini menjadi bagian dari persiapan pemerintah agar layanan angkutan laut selama Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar bagi masyarakat.

Follow WhatsApp Channel kurvanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Barantin dan KP2MI Jalin Kerja Sama Lindungi Pekerja Migran
Tanggapi Kasus Penyadapan Presiden, SBY Prihatin Dinamika Politik Nasional Kian Tidak Menentu
Menko Kumham Imipas Sebut Penyadapan Presiden Terindikasi Makar
Mendes PDT Tegaskan Seleksi Beasiswa Jepang Tanpa Intervensi Pihak Mana Pun
Kemen PPPA Pastikan Pendampingan Korban Kekerasan Seksual di Boyolali
Inflasi Beras Oktober 2026 Melandai Jadi 0,08 Persen
BPS Catat Penumpang Kereta dan ASDP Tumbuh pada September 2026
Kemkomdigi Perkuat Teknologi Digital untuk Dukung Swasembada Pangan
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 14:15 WIB

Jelang Nataru, Kemenhub Kerahkan 1.132 Marine Inspector Periksa 2.140 Kapal

Kamis, 5 November 2026 - 10:15 WIB

Barantin dan KP2MI Jalin Kerja Sama Lindungi Pekerja Migran

Kamis, 5 November 2026 - 09:45 WIB

Tanggapi Kasus Penyadapan Presiden, SBY Prihatin Dinamika Politik Nasional Kian Tidak Menentu

Kamis, 5 November 2026 - 09:15 WIB

Menko Kumham Imipas Sebut Penyadapan Presiden Terindikasi Makar

Rabu, 4 November 2026 - 18:15 WIB

Mendes PDT Tegaskan Seleksi Beasiswa Jepang Tanpa Intervensi Pihak Mana Pun

Berita Terbaru

Bahaya tidur setelah shalat Subuh menurut Islam mengurangi keberkahan waktu, menurunkan produktivitas, dan mengganggu ritme tidur/Ilustrasi: Kurvanews.com

Khazanah

Bahaya Tidur Setelah Shalat Subuh Menurut Pandangan Islam

Kamis, 5 Nov 2026 - 18:00 WIB

Spesies laut endemik Indonesia seperti hiu berjalan dan Banggai Cardinalfish jadi daya tarik scuba diving di Raja Ampat hingga Ambon/Foto: Humas Kemenparekraf

Wisata

Tiga Spesies Laut Endemik yang Hanya Ada di Indonesia

Kamis, 5 Nov 2026 - 15:45 WIB

Mencegah stroke bisa dimulai dari gaya hidup sehat. Kendalikan tekanan darah, jaga kolesterol, dan rutin olahraga untuk menurunkan risiko/Ilustrasi: Kurvanews.com

Ragam

10 Cara Mencegah Stroke dengan Gaya Hidup Sehat

Kamis, 5 Nov 2026 - 15:30 WIB