Barantin dan KP2MI Jalin Kerja Sama Lindungi Pekerja Migran

Kolaborasi mencakup layanan terpadu, edukasi biosekuriti, dan pemberdayaan ekonomi.

- Pewarta

Kamis, 5 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kerja sama Barantin KP2MI ditandatangani untuk memperkuat pelindungan pekerja migran Indonesia/Ilustrasi: Kurvanewscom

Kerja sama Barantin KP2MI ditandatangani untuk memperkuat pelindungan pekerja migran Indonesia/Ilustrasi: Kurvanewscom

Kurvanews.com, JAKARTA-Badan Karantina Indonesia (Barantin) bersama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) meresmikan kerja sama strategis melalui penandatanganan nota kesepahaman di Jakarta.

Kolaborasi lintas instansi ini dirancang untuk memperkuat pelindungan pekerja, mendongkrak kepatuhan perkarantinaan, sekaligus membuka peluang pemberdayaan ekonomi bagi purna pekerja migran dan keluarganya.

Mobilitas Pekerja Rentan Jadi Jalur Hama dan Penyakit

Kepala Barantin, Abdul Kadir Karding, menyoroti tingginya mobilitas pekerja antarnegara yang rentan menjadi jalur perpindahan hama. Mobilitas itu juga berpotensi menjadi jalur penyakit hewan dan tumbuhan.

Implementasi kerja sama ini akan dikerucutkan pada tiga pilar utama. Pertama, optimalisasi layanan terpadu di titik pemberangkatan. Kedua, edukasi biosekuriti. Ketiga, pemberdayaan ekonomi sekembalinya ke tanah air.

Pihaknya mendesak jajaran birokrasi agar kesepakatan tertulis ini segera dieksekusi. Eksekusi itu harus menjadi deretan program nyata yang terukur di lapangan.

“Keberhasilan kerja sama tidak diukur dari dokumen yang ditandatangani, melainkan dari manfaat yang dirasakan masyarakat,” tegas Karding menuntut akuntabilitas program dikutip Kamis (5/11/2026).

Pengalaman Pekerja Jadi Modal Rintis Usaha Ekspor

Jejaring dan pengalaman berharga para pekerja selama mengadu nasib di luar negeri diproyeksikan menjadi modal kuat. Modal itu untuk merintis usaha komoditas ekspor.

Guna merealisasikan potensi tersebut, Barantin siap memberikan pendampingan persyaratan karantina dan akses pasar internasional. Pendampingan itu melalui pemanfaatan fasilitas Klinik Ekspor bagi pelaku usaha di Desa Migran EMAS.

Negara Hadir Sejak Pra-Keberangkatan hingga Pulang

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtarudin, menegaskan, kehadiran negara harus dirasakan pekerja. Kehadiran itu sejak tahap pra-keberangkatan hingga mereka kembali ke kampung halaman.

“Kami berharap sinergi ini tidak hanya memberikan pelindungan bagi PMI, tetapi juga membuka peluang pemberdayaan ekonomi bagi purna PMI agar mampu meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan,” ujar Mukhtarudin.

Perkuat Pertukaran Data dan Kapasitas Petugas

Pertukaran data dan penguatan kapasitas petugas di lapangan akan terus disempurnakan. Langkah itu guna mencegah persoalan lalu lintas komoditas ilegal.

Kerja sama dua lembaga negara ini diyakini mampu menjaga benteng keamanan hayati Indonesia. Kolaborasi itu sekaligus mencetak pahlawan devisa yang mandiri secara ekonomi.

 

Follow WhatsApp Channel kurvanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Nataru, Kemenhub Kerahkan 1.132 Marine Inspector Periksa 2.140 Kapal
Tanggapi Kasus Penyadapan Presiden, SBY Prihatin Dinamika Politik Nasional Kian Tidak Menentu
Menko Kumham Imipas Sebut Penyadapan Presiden Terindikasi Makar
Mendes PDT Tegaskan Seleksi Beasiswa Jepang Tanpa Intervensi Pihak Mana Pun
Kemen PPPA Pastikan Pendampingan Korban Kekerasan Seksual di Boyolali
Inflasi Beras Oktober 2026 Melandai Jadi 0,08 Persen
BPS Catat Penumpang Kereta dan ASDP Tumbuh pada September 2026
Kemkomdigi Perkuat Teknologi Digital untuk Dukung Swasembada Pangan
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 14:15 WIB

Jelang Nataru, Kemenhub Kerahkan 1.132 Marine Inspector Periksa 2.140 Kapal

Kamis, 5 November 2026 - 10:15 WIB

Barantin dan KP2MI Jalin Kerja Sama Lindungi Pekerja Migran

Kamis, 5 November 2026 - 09:45 WIB

Tanggapi Kasus Penyadapan Presiden, SBY Prihatin Dinamika Politik Nasional Kian Tidak Menentu

Kamis, 5 November 2026 - 09:15 WIB

Menko Kumham Imipas Sebut Penyadapan Presiden Terindikasi Makar

Rabu, 4 November 2026 - 18:15 WIB

Mendes PDT Tegaskan Seleksi Beasiswa Jepang Tanpa Intervensi Pihak Mana Pun

Berita Terbaru

Bahaya tidur setelah shalat Subuh menurut Islam mengurangi keberkahan waktu, menurunkan produktivitas, dan mengganggu ritme tidur/Ilustrasi: Kurvanews.com

Khazanah

Bahaya Tidur Setelah Shalat Subuh Menurut Pandangan Islam

Kamis, 5 Nov 2026 - 18:00 WIB

Spesies laut endemik Indonesia seperti hiu berjalan dan Banggai Cardinalfish jadi daya tarik scuba diving di Raja Ampat hingga Ambon/Foto: Humas Kemenparekraf

Wisata

Tiga Spesies Laut Endemik yang Hanya Ada di Indonesia

Kamis, 5 Nov 2026 - 15:45 WIB

Mencegah stroke bisa dimulai dari gaya hidup sehat. Kendalikan tekanan darah, jaga kolesterol, dan rutin olahraga untuk menurunkan risiko/Ilustrasi: Kurvanews.com

Ragam

10 Cara Mencegah Stroke dengan Gaya Hidup Sehat

Kamis, 5 Nov 2026 - 15:30 WIB