x Pasang Iklan di Kurvanews.com

PSIM Yogyakarta Fokus Pemulihan Fisik Jelang Lawan Isenmulang

waktu baca 3 menit
Jumat, 23 Okt 2026 14:30 1 Pegi Dwi

Kurvanews, YOGYAKARTA-PSIM Yogyakarta harus menempuh perjalanan panjang dan waktu pemulihan singkat sebelum menghadapi Isenmulang Kalteng FC pada pekan ketujuh BRI Super League 2026/27.
Laga di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu mendatang(24/10/2026) itu hanya berjarak empat hari dari pertandingan terakhir. Caretaker PSIM Guntur Cahyo Utomo pun memilih mengutamakan pemulihan fisik para pemain.

Venue Pindah ke Bali

Laga terakhir PSIM adalah lawatan ke kandang Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung. Lokasi pertandingan semula akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Namun, karena beberapa alasan, venue dipindahkan ke Bali secara resmi.

Menanggapi hal tersebut, Guntur menilai situasi ini menjadi tantangan tersendiri. Untuk itu, tim pelatih disebutnya akan mengutamakan pemulihan fisik para pemain lebih dulu.

“Kami sedang mencoba memulihkan lagi kondisi fisik mereka karena perjalanan yang panjang,” ujar Guntur.

Pemulihan Fisik dan Psikologis

Selain pemulihan fisik, tim pelatih juga berupaya memulihkan kondisi para pemain dari sisi psikologis. Guntur berharap seluruh pemulihan berjalan baik dengan hanya tersisa dua hari sebelum pertandingan.

“Kami juga berusaha memulihkan kondisi emosional dan psikologis para pemain. Saat ini kami masih memiliki dua hari, semoga besok para pemain telah sepenuhnya fokus untuk bisa kembali bermain optimal di hari Sabtu,” harapnya.

Evaluasi Laga Terakhir

Evaluasi dari beberapa pertandingan terakhir terus dilakukan tim pelatih. Guntur menilai dalam pertandingan melawan Bhayangkara FC (20/10/2026), timnya telah bermain cukup baik. Penampilan itu menjadi cerminan dari evaluasi laga sebelumnya.

“Tentu saja kami mencoba mengevaluasi semua aspek dari beberapa pertandingan. Sebetulnya di pertandingan sebelumnya kami bermain cukup baik, dua puluh menit pertama sebelum kartu merah. Tapi setelah itu memang kondisi tidak terkontrol, kami baru bisa mengontrol lagi beberapa saat setelah gol terjadi,” jelasnya.

Terapkan Permainan Menyerang

Guntur mengaku akan menerapkan permainan serupa untuk menghadapi Isenmulang Kalteng FC. Menurutnya, tim akan mencoba bermain seperti dua puluh menit pertama ketika melawan Bhayangkara.

“Kami akan mencoba bermain seperti dua puluh menit pertama ketika melawan Bhayangkara kemarin,” ungkapnya.

Ia juga akan mendorong anak asuhnya bermain lebih menyerang tanpa mengabaikan fokus pertahanan. Perbaikan lini pertahanan menjadi target utama yang coba direalisasikan di laga esok.

“Targetnya, kami tidak mau kebobolan lagi. Semoga kami bisa memperbaiki pertahanan sekaligus mencoba untuk mematangkan kemampuan mencetak gol para pemain, baik secara kolektif maupun individu,” paparnya.

Ze Valente Absen

Di sisi lain, Laskar Mataram tidak dapat memainkan Ze Valente. Ia terkena ganjaran kartu merah saat melawan Bhayangkara FC. Namun, Guntur mengajak timnya melihat situasi ini dari sisi positif.

“Kehilangan pemain tentu tidak memberikan kenyamanan bagi tim dan keseluruhan. Tapi kami mencoba untuk berpikir positif bahwa itulah alasan pemain lain harus selalu siap bermain, karena dalam kompetisi yang panjang semuanya bisa terjadi. Absennya Ze semoga menjadi motivasi bagi pemain lain untuk menunjukkan performa yang lebih maksimal lagi,” pungkasnya.

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x Pasang Iklan di Kurvanews.com