BPS Catat Penumpang Kereta dan ASDP Tumbuh pada September 2026

Angkutan udara domestik justru turun 12,39 persen secara tahunan.

- Pewarta

Rabu, 4 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pergerakan penumpang moda transportasi September 2026 tumbuh tahunan pada kereta api dan ASDP, sementara angkutan udara domestik turun/Ilustrasi: Kurvanews.com

Pergerakan penumpang moda transportasi September 2026 tumbuh tahunan pada kereta api dan ASDP, sementara angkutan udara domestik turun/Ilustrasi: Kurvanews.com

Kurvanews.com, JAKARTA-Pergerakan penumpang di sejumlah moda transportasi Indonesia mencatat pertumbuhan secara tahunan pada September 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat peningkatan jumlah penumpang kereta api, angkutan laut domestik, serta angkutan sungai, danau, dan penyeberangan (ASDP). Adapun angkutan udara domestik justru mengalami penurunan.

Kereta Api Satu-satunya Moda yang Naik Secara Bulanan

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS RI, Ateng Hartono, menjelaskan bahwa secara bulanan jumlah penumpang pada hampir seluruh moda transportasi mengalami penurunan. Pengecualian terjadi pada angkutan kereta api yang mencatat kenaikan sebesar 0,47 persen dibandingkan Agustus 2026.

“Pada kondisi September tahun 2026, secara bulanan terjadi penurunan jumlah penumpang pada seluruh moda transportasi, kecuali pada moda angkutan kereta yang naik sebesar 0,47 persen. Secara tahunan, sebagian besar moda transportasi mengalami peningkatan,” jelas Ateng dikutip Rabu (3/11/2026).

Pada September 2026, jumlah penumpang kereta api mencapai 48,55 juta orang atau meningkat 7,83 persen secara tahunan. Angkutan ASDP juga mencatat pertumbuhan sebesar 7,54 persen dengan jumlah penumpang mencapai 4,23 juta orang. Adapun penumpang angkutan laut domestik mencapai 2,45 juta orang atau tumbuh 2,61 persen.

Angkutan Udara Domestik dan Internasional Menurun

Sebaliknya, penumpang angkutan udara domestik tercatat sebanyak 4,22 juta orang, turun 12,39 persen dibandingkan September 2025. Penurunan juga terjadi pada angkutan udara internasional yang mengangkut 1,74 juta penumpang atau berkurang 2,92 persen secara tahunan.

Jika dilihat berdasarkan perkembangan kumulatif Januari hingga September 2026, jumlah penumpang kereta api meningkat 7,64 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Angkutan ASDP tumbuh 8,48 persen dan angkutan laut domestik meningkat 3,17 persen. Sementara itu, penumpang angkutan udara domestik turun 4,49 persen dan angkutan udara internasional berkurang 1,00 persen.

Angkutan Laut Domestik Catat Kenaikan Volume Barang

Selain angkutan penumpang, BPS mencatat perkembangan positif pada pengangkutan barang melalui angkutan laut domestik. Pada September 2026, volume barang yang diangkut mencapai 48,19 juta ton atau meningkat 1,10 persen dibandingkan Agustus 2026. Secara tahunan, volume tersebut tumbuh 10,81 persen.

“Di sisi lain, untuk angkutan laut domestik mengalami peningkatan yaitu sebesar 1,10 persen secara bulanan dan juga 10,81 persen secara tahunan,” ujar Ateng.

Barang Kereta Api dan Udara Domestik Menurun

Di sisi lain, angkutan barang melalui kereta api mengalami penurunan. Volume barang yang diangkut pada September 2026 mencapai 5,97 juta ton, turun 4,65 persen secara bulanan dan 4,61 persen secara tahunan.

Penurunan juga terjadi pada angkutan udara domestik. Volume barang yang diangkut tercatat sebesar 47,4 ribu ton atau turun 4,05 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Jika dibandingkan September 2025, angkutan barang udara domestik mengalami penurunan 7,78 persen.

Secara kumulatif selama Januari–September 2026, volume barang yang diangkut melalui angkutan laut domestik meningkat 6,08 persen. Sebaliknya, angkutan barang udara domestik turun 12,08 persen dan angkutan barang kereta api berkurang 5,67 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Perkembangan tersebut menunjukkan adanya perbedaan pergerakan penumpang dan distribusi barang pada setiap moda transportasi. Kereta api dan angkutan penyeberangan mencatat pertumbuhan penumpang secara tahunan. Sementara itu, angkutan laut domestik menunjukkan peningkatan volume pengangkutan barang pada September 2026.

Follow WhatsApp Channel kurvanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Nataru, Kemenhub Kerahkan 1.132 Marine Inspector Periksa 2.140 Kapal
Barantin dan KP2MI Jalin Kerja Sama Lindungi Pekerja Migran
Tanggapi Kasus Penyadapan Presiden, SBY Prihatin Dinamika Politik Nasional Kian Tidak Menentu
Menko Kumham Imipas Sebut Penyadapan Presiden Terindikasi Makar
Mendes PDT Tegaskan Seleksi Beasiswa Jepang Tanpa Intervensi Pihak Mana Pun
Kemen PPPA Pastikan Pendampingan Korban Kekerasan Seksual di Boyolali
Inflasi Beras Oktober 2026 Melandai Jadi 0,08 Persen
Kemkomdigi Perkuat Teknologi Digital untuk Dukung Swasembada Pangan
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 14:15 WIB

Jelang Nataru, Kemenhub Kerahkan 1.132 Marine Inspector Periksa 2.140 Kapal

Kamis, 5 November 2026 - 10:15 WIB

Barantin dan KP2MI Jalin Kerja Sama Lindungi Pekerja Migran

Kamis, 5 November 2026 - 09:45 WIB

Tanggapi Kasus Penyadapan Presiden, SBY Prihatin Dinamika Politik Nasional Kian Tidak Menentu

Kamis, 5 November 2026 - 09:15 WIB

Menko Kumham Imipas Sebut Penyadapan Presiden Terindikasi Makar

Rabu, 4 November 2026 - 18:15 WIB

Mendes PDT Tegaskan Seleksi Beasiswa Jepang Tanpa Intervensi Pihak Mana Pun

Berita Terbaru

Bahaya tidur setelah shalat Subuh menurut Islam mengurangi keberkahan waktu, menurunkan produktivitas, dan mengganggu ritme tidur/Ilustrasi: Kurvanews.com

Khazanah

Bahaya Tidur Setelah Shalat Subuh Menurut Pandangan Islam

Kamis, 5 Nov 2026 - 18:00 WIB

Spesies laut endemik Indonesia seperti hiu berjalan dan Banggai Cardinalfish jadi daya tarik scuba diving di Raja Ampat hingga Ambon/Foto: Humas Kemenparekraf

Wisata

Tiga Spesies Laut Endemik yang Hanya Ada di Indonesia

Kamis, 5 Nov 2026 - 15:45 WIB

Mencegah stroke bisa dimulai dari gaya hidup sehat. Kendalikan tekanan darah, jaga kolesterol, dan rutin olahraga untuk menurunkan risiko/Ilustrasi: Kurvanews.com

Ragam

10 Cara Mencegah Stroke dengan Gaya Hidup Sehat

Kamis, 5 Nov 2026 - 15:30 WIB