Garudayaksa Waspadai Kekuatan Kandang Bali United

waktu baca 3 menit
Rabu, 21 Okt 2026 10:45 4 Pegi Dwi

Kurvanews, BALI-Garudayaksa FC lawan Bali United menjadi laga yang diwaspadai Pelatih Milos Joksic. Pertandingan lanjutan Super League 2026/2027 itu digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Rabu (21/10/2026).

Meski Bali United punya catatan positif di kandang, Joksic menegaskan timnya siap memberi perlawanan.

Modal Kemenangan atas Arema

Garudayaksa FC datang dengan kepercayaan diri. Tim ini baru meraih kemenangan pertama dalam sejarah klub saat mengalahkan Arema FC dengan skor 2-1.

Karakter Agresif Bali United

Dalam konferensi pers prapertandingan, Joksic menyebut Bali United sebagai tim dengan karakter permainan agresif. Tekanan tinggi dilakukan sepanjang pertandingan.

Menurutnya, Bali United mampu meraih tiga kemenangan kandang dengan meyakinkan. Karena itu, hasil kekalahan pada pertandingan sebelumnya tidak serta-merta membuat Serdadu Tridatu kehilangan status.

“Mereka kalah pada pertandingan terakhir, tetapi memiliki tiga kemenangan kandang dengan mudah. Mereka merupakan tim yang sangat kuat ketika bermain di kandang,” ujar Joksic.

Hormat tapi Percaya Diri

Pelatih asal Serbia itu mengaku telah menganalisis permainan Bali United. Analisis itu untuk menentukan strategi tepat bagi Garudayaksa FC.

“Kami menghormati mereka, tetapi kami juga percaya kepada diri sendiri. Saya yakin kami bisa memberikan kejutan pada pertandingan besok,” katanya.

Operan Pendek dan Serangan Balik

Joksic menjelaskan Garudayaksa akan mencoba mengimbangi permainan Bali United. Caranya melalui operan pendek, pergerakan tanpa bola, serta kombinasi overlap untuk mencari ruang di lini pertahanan lawan.

Selain itu, kecepatan pemain depan menjadi salah satu senjata. Senjata itu disiapkan untuk melancarkan serangan balik.

“Kami akan bermain dengan serangan balik dan percaya bahwa kecepatan pemain depan bisa membantu kami mencetak gol,” ucapnya.

Waspadai Bola Mati dan Individu

Joksic juga menaruh perhatian terhadap situasi bola mati, khususnya sepak pojok Bali United. Ia menilai lawannya memiliki pola permainan berbeda dan berbahaya ketika mendapat kesempatan menyerang.

Dari sisi individu, pemain bernomor punggung 7 menjadi perhatian utama setelah mencetak tiga gol. Joksic turut menyoroti pemain bernomor 45 yang berpostur tinggi, pemain bernomor 88 yang pernah bermain di Thailand, serta pemain bernomor 8 dan 11.

Meski demikian, ia menilai ancaman Bali United tidak hanya berasal dari individu. Permainan kolektif dan kualitas para pemainnya juga menjadi ancaman.

“Kami tahu mereka kuat. Namun, kami siap, percaya kepada diri sendiri, dan memiliki kepercayaan diri yang tinggi,” tutur Joksic.

Busnic Ingin Bawa Pulang Poin

Optimisme juga disampaikan pemain Garudayaksa FC, Alexander Busnic. Ia memastikan persiapan tim berjalan baik setelah mendapat waktu pemulihan selama tiga hari.

Garudayaksa juga datang lebih awal ke Bali untuk beradaptasi sebelum menghadapi tuan rumah.

“Persiapan kami bagus. Kami memiliki tiga hari untuk pemulihan dan sudah datang lebih awal untuk beradaptasi. Latihan kami berjalan ringan dan seluruh tim fokus untuk pertandingan besok,” ujar Busnic.

Fokus Tingkatkan Permainan Sendiri

Busnic mengakui Bali United memiliki catatan kandang yang kuat. Namun, ia percaya Garudayaksa mempunyai kualitas untuk memberi perlawanan.

Menurut Busnic, timnya tidak hanya mempelajari kekuatan lawan. Mereka juga berfokus meningkatkan permainan sendiri agar mampu menjalankan instruksi pelatih.

“Kami sudah menganalisis mereka, tetapi kami juga lebih banyak bekerja untuk meningkatkan permainan sendiri karena saya pikir kami memiliki banyak kualitas,” katanya.

Busnic berharap seluruh pemain dapat menjalankan strategi yang telah disiapkan. Dengan begitu, Garudayaksa FC mampu membawa pulang poin dari Stadion Kapten I Wayan Dipta.

“Saya pikir jika kami bisa menjalankan semua yang disampaikan pelatih untuk pertandingan besok, kami bisa pulang dengan membawa poin,” ujarnya.

Ujian Jaga Momentum

Pertandingan ini menjadi ujian penting bagi Garudayaksa FC. Tim ini ingin menjaga momentum setelah kemenangan atas Arema FC.

Di sisi lain, Bali United tetap menjadi lawan tangguh. Laga itu harus dihadapi dengan disiplin dan konsentrasi sepanjang pertandingan.

Garudayaksa pun berharap kombinasi strategi serangan balik, kecepatan pemain depan, dan kepercayaan diri tim menjadi modal. Modal itu untuk mencuri poin di markas Serdadu Tridatu.

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA