Titik Panas Karhutla Turun Jadi 317, Kemenhut Tetap Siaga

- Pewarta

Selasa, 27 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Operasi pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di wilayah yang masih menunjukkan peningkatan titik panas/Foto: Humas Kemenhut

Operasi pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di wilayah yang masih menunjukkan peningkatan titik panas/Foto: Humas Kemenhut

Kurvanews, JAKARTA-Jumlah titik panas atau hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi di Indonesia turun menjadi 317 titik. Data itu tercatat pada Sabtu (24/10/2026) pukul 21.00 WIB.

Meski terjadi penurunan signifikan, Kementerian Kehutanan (Kemenhut) tetap memperkuat operasi pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Berdasarkan pemantauan sistem SiPongi Kemenhut, jumlah hotspot turun 1.019 titik. Pemantauan itu menggunakan data satelit NASA Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA-20. Sehari sebelumnya, jumlah titik panas mencapai 1.336 titik.

Penurunan Terjadi di Provinsi Prioritas

Penurunan terjadi di sejumlah provinsi prioritas. Kalimantan Tengah mencatat penurunan dari 785 menjadi 60 titik. Kalimantan Barat turun dari 184 menjadi 55 titik. Adapun Jambi berkurang dari 46 menjadi sembilan titik.

Kalimantan Selatan mencatat penurunan paling tajam, dari 30 titik menjadi nihil. Sementara itu, Riau juga tidak mencatat hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi.

Namun, kondisi berbeda terjadi di Sumatra Selatan. Jumlah hotspot di provinsi tersebut meningkat dari 58 menjadi 102 titik. Kewaspadaan dan operasi lapangan pun tetap diperlukan di sana.

Penurunan Bukan Alasan Kendur

Kemenhut menegaskan penurunan jumlah hotspot belum menjadi alasan mengendurkan penanganan. Setiap indikasi titik panas tetap harus diverifikasi melalui pengecekan lapangan atau ground check. Pemadaman, pembasahan, dan pendinginan juga terus dilakukan. Tujuannya memastikan api maupun bara di bawah permukaan benar-benar padam.

Operasi terpadu melibatkan Manggala Agni Kemenhut bersama TNI, Polri, BNPB, BMKG, BPBD, Masyarakat Peduli Api, dunia usaha, dan berbagai pihak terkait. Pemerintah juga menyiagakan 49 unit armada udara. Rinciannya, 32 unit untuk operasi pengeboman air atau water bombing serta 17 unit untuk patroli dan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Menhut Pimpin Langsung Penanganan di Kalimantan Barat

Di Kalimantan Barat, penguatan penanganan karhutla dipimpin langsung Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni. Pada Jumat (23/10/2026), Menhut memimpin rapat koordinasi penanganan karhutla di Ketapang. Kemenhut juga menyiapkan tambahan 104 personel untuk mempercepat operasi di sejumlah titik prioritas.

Selain penanganan kebakaran, Kemenhut memperkuat perlindungan satwa liar di wilayah terdampak. Pada Sabtu (24/10/2026), Menhut melepasliarkan dua orangutan kalimantan (Pongo pygmaeus) bernama Adil dan Gigih. Keduanya dilepas ke habitat alaminya di Kabupaten Ketapang.

Pelepasliaran dilakukan bersama CEO Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI), dr. Karmele Llano Sanchez, serta unsur TNI dan Polri.

Adil dan Gigih Kembali ke Habitat

Adil merupakan orangutan jantan berusia lebih dari delapan tahun. Adapun Gigih jantan berusia lebih dari 10 tahun. Keduanya sebelumnya dievakuasi dari area perkebunan kelapa sawit di Desa Laman Satong, Kabupaten Ketapang, pada Jumat (23/10/2026). Setelah menjalani pemeriksaan dan dinyatakan dapat dikembalikan ke alam, keduanya dilepasliarkan sehari kemudian.

Menhut menekankan penyelamatan satwa tidak cukup berhenti pada proses evakuasi dan pelepasliaran. Perlindungan hutan sebagai habitat alami menjadi langkah mendasar. Dengan begitu, orangutan dapat hidup di alam dan tidak terus terdorong keluar dari habitatnya.

Sehari sebelum pelepasliaran, Menhut juga meninjau Pusat Rehabilitasi Orangutan YIARI di Ketapang. Data Kemenhut mencatat 51 individu orangutan telah diselamatkan dari wilayah terdampak karhutla di Ketapang dan Kayong Utara. Periode penyelamatan berlangsung 6 Agustus hingga pertengahan Oktober 2026.

OMC Terus Dioptimalkan

Di sisi lain, pemerintah terus mengoptimalkan OMC di wilayah Sumatra dan Kalimantan. Operasi itu memanfaatkan potensi pertumbuhan awan. Bahan semai yang digunakan berupa es kering (dry ice) dan natrium klorida (NaCl). Pesawat TNI AU C-130 Hercules dan CN-295 turut mendukung kegiatan penyemaian awan.

Kemenhut menilai penurunan hotspot dalam 24 jam terakhir sebagai perkembangan positif. Namun, kondisi di lapangan tetap menjadi tolok ukur keberhasilan penanganan. Peningkatan hotspot di Sumatra Selatan menjadi perhatian. Sementara itu, penyisiran dan pendinginan tetap diperlukan di wilayah yang jumlah titik panasnya menurun.

Pengendalian karhutla terus dilakukan secara terpadu. Caranya melalui deteksi dini, pengecekan lapangan, pemadaman darat, water bombing, OMC, patroli, dan pembasahan. Upaya tersebut sekaligus ditujukan untuk melindungi masyarakat, kawasan hutan, serta satwa liar beserta habitatnya.

Kemenhut juga mengingatkan masyarakat dan pelaku usaha agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.

Follow WhatsApp Channel kurvanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mabes Polri Buka Suara soal Kabar Penangkapan Perwira
Neraca Perdagangan Indonesia Surplus USD10,61 Miliar
Menhut Temukan Dugaan Pelanggaran Kehutanan di Kalteng
Kapolri Minta Jaringan dan Aset Kejahatan Digital Dibongkar
Santri Matic Dorong Santri Jadi Kreator Produk Digital
Aksi LAUT SEBASAH Kumpulkan 6 Ton Sampah di Pelabuhan Jakarta
Mentan Apresiasi Warga Cirebon Lapor Dugaan Penyimpangan Bantuan Pangan
Kemenhub Perkuat Pencegahan Kecelakaan Lalu Lintas
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 10:15 WIB

Neraca Perdagangan Indonesia Surplus USD10,61 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 09:45 WIB

Menhut Temukan Dugaan Pelanggaran Kehutanan di Kalteng

Selasa, 3 November 2026 - 09:15 WIB

Kapolri Minta Jaringan dan Aset Kejahatan Digital Dibongkar

Senin, 2 November 2026 - 10:15 WIB

Santri Matic Dorong Santri Jadi Kreator Produk Digital

Senin, 2 November 2026 - 09:45 WIB

Aksi LAUT SEBASAH Kumpulkan 6 Ton Sampah di Pelabuhan Jakarta

Berita Terbaru

Galeri Foto

Liga 1: Potret Pertandingan Persib Bandung VS Isengmulang FC

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:21 WIB

The Remarried Empress tayang perdana 4 November, dibintangi Shin Min Ah dan Lee Jong Suk, total 10 episode setiap Rabu/Foto: Soompi

Hiburan

The Remarried Empress Tayang Perdana 4 November

Selasa, 3 Nov 2026 - 15:15 WIB

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Sumenep melakukan pengecekan dan pengawasan distribusi BBM bersubsidi di dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Sumenep/Foto: Humas Polres Sumenep

Daerah

Polresta Sumenep Awasi Penyaluran BBM Bersubsidi

Selasa, 3 Nov 2026 - 15:00 WIB

PSIM Yogyakarta catat kemenangan perdana usai menaklukan Borneo FC dengan skor 2-1/Foto: Media PSIM

Olahraga

PSIM Catat Kemenangan Perdana, Savio Sheva Ungkap Syukur

Selasa, 3 Nov 2026 - 14:45 WIB