Hangtuah Basketball Siap Hadapi IBL All Indonesian 2026

waktu baca 2 menit
Rabu, 21 Okt 2026 14:15 5 Pegi Dwi

Kurvanews, BOGOR-Hangtuah Basketball siap menghadapi IBL All Indonesian 2026. Turnamen itu akan digelar 24 Oktober hingga 1 November di GOR Laga Tangkas Kabupaten Bogor. The FigHTers melakukan perombakan besar usai menuntaskan perjuangan di IBL 2026 beberapa bulan lalu.

Perkenalan Roster Baru

Pada Sabtu (17/10/2026), Hangtuah memperkenalkan roster untuk menghadapi IBL All Indonesian 2026. Acara itu berlangsung di JClub Padel Court Jakarta.

Peran kepala pelatih untuk sementara dijalankan Raden Yohanes Kristian. Sementara itu, kursi manajer tim diduduki Resha Renaldy.

Tujuh Pemain Bertahan

Perubahan signifikan terlihat dari jajaran roster pemain. Dari 15 nama yang didaftarkan, hanya tujuh di antaranya tercatat juga memperkuat Hangtuah di IBL 2026.

Tujuh sosok tersebut adalah Arlan Sitorus, Althof Satrio, Yogi Chan, Richard Kornelius, Paschal Christopher, dan Matthew Bryan. Januar Kuntara juga kembali direkrut setelah sempat berpisah sekitar empat bulan.

Pemain Baru Berpengalaman

Pihak manajemen juga mendatangkan sejumlah pemain baru berpengalaman. Mereka akan memperkuat skuad besutan Coach Bombom.

Nama-nama itu antara lain Fatur Dzikri Shihab, Teemo Tan, Sulthan Fauzan, hingga Hans Abraham.

Dua Rookie

Di sisi lain, The FigHTers mempertegas komitmen sebagai tim yang kerap memberi kesempatan bagi pemain muda. Kesempatan itu untuk beraksi di kompetisi basket profesional Tanah Air.

Ada dua rookie yang didaftarkan untuk IBL All Indonesian 2026, yakni Richard Hartanto dan Syailendra Amal.

Bangun Kembali Fondasi Tim

Managing director Hangtuah, Kurniawan Santoso, menjelaskan alasan perombakan besar ini.

“Perubahan besar ini merupakan bagian dari langkah strategis Hangtuah untuk menghadapi kompetisi mendatang yang lebih menantang. Ini bukan semata-mata tentang perubahan komposisi pemain, pelatih, maupun manajer tetapi juga bagaimana kami membangun kembali fondasi tim dengan memperkuat sistem kerja, meningkatkan profesionalisme, serta menciptakan kultur yang lebih kuat,” kata Kurniawan.

Ia menyadari perubahan besar ini membutuhkan waktu untuk proses beradaptasi.

“Kami menyadari bahwa perubahan besar ini membutuhkan waktu untuk proses beradaptasi. Terlebih kami ingin menjadi tim basket yang dapat tampil lebih konsisten, punya identitas permainan kuat, serta mampu mempersembahkan hasil yang sejalan dengan harapan para pendukung,” ujarnya.

Tergabung di Grup B

Berdasarkan hasil drawing IBL All Indonesian 2026 pada Jumat (9/10/2026), Hangtuah tergabung ke dalam Grup B. Grup itu berisi Satya Wacana Salatiga, Dewa United Banten, Pelita Jaya Jakarta, dan Kesatria Bengawan Solo.

The FigHTers harus berjuang keras untuk menempati dua posisi teratas di Grup B. Targetnya lolos ke semifinal sekaligus mengulang pencapaian terbaik klub.

Sebelumnya, Hangtuah sukses membuat kejutan menembus babak empat besar IBL All Indonesian 2025. Turnamen itu digelar di Solo tahun lalu.

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA